Kamis, 20 Juli 2017

Milan Larang Turis Pakai Tongsis, Kenapa?

Milan Larang Turis Pakai Tongsis, Kenapa?

MILAN merupakan tujuan* wisata kesayangan* para pelancong dunia. Tentu salah satunya karena tidak sedikit* tempat instagenic yang dapat* mempercantik media sosial Anda. Sayangnya, sekarang* pemerintah setempat tidak mengizinkan* wisatawan untuk memakai* tongsis (tongkat selfie).

Di samping* tongsis, turis pun* tidak boleh membawa** botol kaca dan food truck. Peraturan ini diberlakukan semenjak* tanggal 14 Juli lalu, guna* meminimalkan anti-sosial antar turis dan pun* mengurangi sampah. Larangan ini berlaku di area* Piazza XXIV Maggio, Gorizia Avenue, Via Codara, Cantore Square dan Gabriele D'Annunzio sampai* 13 Agustus mendatang dan bisa jadi* akan diperpanjang.

"Tujuan ketentuan* ini ialah* untuk membuatnya menjadi kelaziman* untuk tidak membawa** botol kaca atau kaleng di wilayah* tersebut," jelas Carmela Rozza, penasihat ketenteraman* Milan, dikutip* dari Independent, Selasa (18/7/2017).

Aturan ini meningkatkan* deretan norma baru yang diberlakukan di Italia. Di mana, tidak sedikit* dari kota-kota menerapkan* aturan untuk memberi batas* perilaku anti sosial dan demi mengawal* lingkungan.

Sebelumnya, Florence memberitahukan* pada bulan Mei bahwa area di dekat* gereja akan dipancar* pada waktu santap* siang untuk menangkal* wisatawan santap* dan minum di dekat* kota yang sangat* ikonik. "Jika semua* turis hendak* duduk di sana, mereka bakal* basah," kata wali kota Florence, Florentine Dario Nardella.

Sementara tersebut* Roma telah tidak mengizinkan* minum alkohol di malam hari. Wali kota Roma, Virginia Raggi menerapkan* larangan adanya penjualan dan konsumsi alkohol di lokasi* umum hingga* 31 Oktober. Makan dan minum di dekat* air mancur yang terkenal pun* dilarang. Sekitar 40 air mancur sudah* ditandai mempunyai* signifikansi sejarah.
(ful)



sumber : okezone


EmoticonEmoticon