Selasa, 25 Juli 2017

5 Makanan Tradisional Dari Kulon Progo, Yogyakarta

Tags

5 Makanan Tradisional Dari Kulon Progo, Yogyakarta

      1. Geblek
Yang pertama adalah geblek, makanan tradisional khas dari kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Geblek bahkan sudah menjadi sebuah identitas yang membedakan Kulon Progo dengan daerah lainnya. Geblek adalah makanan tradisional yang berbahan dasar ketela pohon. Melewati proses pembuatan makanan, dengan diparut lalu dibentuk menjadi lingkaran-lingkaran kecil yang mirip dengan bentuk rantai.
Rasa gurih yang muncul dipadukan dengan kekenyalan saat digigit menjadikan geblek memiliki cita rasa yang khas. Saat geblek disajikan, biasanya selalu berpadu dengan menu tempe bengok atau tempe koro.

      2. Cethot
Lalu berikutnya ada makanan yang disebut cethot. Makanan ini memang bukan khas Kulon Progo, namun merupakan salah satu makanan tradisional yang masih bisa dijumpai di pasar-pasar Kulon Progo.
Biasanya cethot dijajakan oleh penjual yang juga menjual makanan tradisional lainnya.

      3. Cenil
Makanan tradisional yang ketiga adalah cenil, makanan tradisional yang bentuknya bulat-bulat kecil dan memiliki warna-warna cerah yang menarik. Cita rasa cenil yang manis dan kenyal saat dikunyah, menjadikan makanan tradisional yang banyak diminati.

      4. Growol
Growol adalah makanan yang khas yang terbuat dari singkong, tetapi tidak seterkenal seperti geplek. Growol memiliki aroma yang cukup menyengat (berbau khas ketela membusuk) terkadang membuat orang menjadi merasa jijik dahulu sebelum mencobanya.
Tetapi bagi yang sudah mencoba, akan merasakan keunikan cita rasanya. Growol makanan tradisional yang lezat saat disajikan dengan dicampuri parutan kelapa. Makanan ini banyak dijajakan di pasar tradisional pedesaan tidak hanya di wilayah Kulon Progo saja.

      5.  Bengok Santen

Yang terakhir adalah bengok santen. Tempe bengok berukuran cukup besar, tetapi tempe bengok yang dibuat berukuran kecil dan dimasak dengan santan kental, merupakan makanan tradisional favorit di Kulon Progo.

Pada umumnya makanan tradisional ini dijajakan oleh para perempuan lansia (nenek-nenek) di pinggir jalan, dijajakan bersama dengan geblek dan tempe koro saat menjelang tenggelamnya matahari.
Bagi kalian yang lewat daerah Kabupaten Kulon Progo jangan lupa untuk mampir untuk merasakan makanan tradisional diatas ya.


EmoticonEmoticon